SERIS (SMS Election Result Information System)

Sebelumnya, selamat kepada mas Abdullah Andi Koro, Digit Oktavianto, Harry Sufehmi, Johan Rukmana, Riyogarta, Rizki, Wibisono Sastrodiwiryo dan Yanmarshus atas keberhasilan mereka membangun pilot project sistem informasi hasil pemilu yang handal. Ini bukti bahwa IT memang seharusnya mempermudah pekerjaan manusia, bukannya membuat masalah (seperti pilleg kemarin).

Pilihan menggunakan SMS sebagai sumber informasi data menurut saya sangatlah brilian. Sederhana, familier, praktis dan murah (seperti postingan mas Yahya baru-baru ini, Keep It Simple Stupid). Dengan reputasi nama-nama seperti yang tercantum di awal postingan ini, sulit membayangkan kalau mereka tidak menerapkan pengamanan maksimal pada sistem ini.

Baca lebih lanjut

Iklan

Romantis via SMS

Meskipun kadang-kadang ditodong jadi penerjemah tanpa bayaran oleh teman-teman, saya rasanya jarang mengeluhkannya. Toh biasanya yang mesti saya terjemahkan tidak terlalu panjang. Juga baik untuk melatih “sense” alih-bahasa saya yang masih dibawah pas-pasan. Tahu sendirilah, kalau menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris atau sebaliknya itu tidak bisa kita menerjemahkan kata-per-kata, tapi harus sesuai konteks kalimat. Kalau terjemahnya kata-per-kata (dengan kamus, Transtool, Google translate, dll) bisa-bisa muncul terjemahan konyol seperti “I’m counting on you” menjadi “Aku menghitung padamu” (You read this, Naruto Indonesian-translation team? :P).

Tapi baru kemarin saya diminta menerjemahkan SMS cinta-cintaan ABG. Blaik!

Baca lebih lanjut

Lagi-lagi SMS penipuan

Pagi ini saya mendapatkan kiriman SMS dari nomor yang tidak saya kenal, yaitu +6287841496216. Isi SMS tersebut adalah sebagai berikut

Selamat!No Anda mendapat hadiah Cek Rp.57.jt,dari XLcomindo poin.Utk info Hubungi;081944468555 No=Pin_3e8f7c7d Ir.H.SUNARRYO Pengirim:+818

(Ada ruang kosong yang cukup panjang sebelum layar HP saya menunjukkan nomor pengirim yang sebenarnya)

Ini, tentu saja adalah sebuah upaya penipuan. Saya langsung mengirim balik SMS berikut ke dua nomor tersebut.

Selamat! No Anda mendapat hadiah tiket sekali jalan ke neraka, persembahan dari Lucifer Fiesta. Untuk info, hubungi : kuburan terdekat 😛

Sampai saat ini saya masih menanti respon lebih lanjut dari si penipu.

Pstnn ttn skgtn dam sms

Judul entri kali ini adalah singkatan dari “Postingan tentang penggunaan singkatan dalam sms”

Gft jur asdrt kou dasn hjhda etlk hgab fger

Tidak persis seperti diatas, tapi bisa menggambarkan SMS yang biasa saya terima, yang sering menggunakan kata-kata yang disingkat sedemikian rupa. Entah demi alasan penghematan atau gaul atau apa, yang jelas saya lebih sering tidak paham daripada paham apa kata-kata yang disingkat itu. Mungkin saya-nya yang kuper.
Baca lebih lanjut

Forwarded message

A little while ago, an old friend send me a text message. He was forwarding this following text

Kalau kamu Islam, jangan tulis mosque tapi masjid karena organisasi islam menemukan bahwa mosque = mosquito = nyamuk, tulis muhammad jangan mohd = anjing, tulis assalamualaikum jangan ass = pantat, tulis Mekkah jangan mecca = rumah bir. Sebarkan ini ke rekan-rekan muslim.

First of all, this is crap. Utter hoax. Which Islam organization would give this statement, aside of fictional organization? The fact is so wrong it will make you look stupid if you try to publicize it.

The word mosque is derived from Italian and Spanish mosquee which in turn is derived from Arabian masjid. Mosquito is derived from Latin musca, mhich means “fly”. Closely related, huh ? Baca lebih lanjut