Replacing Lenovo G405 mainboard

Minggu, 12 Maret 2017.Saya baru saja kembali ke Manggar setelah 3 hari ikut kegiatan dinas di Pk.Pinang (sekalian mudik). Sampai di kontrakan nyalain laptop… dan tidak menyala. BIOS saja tidak muncul. Cuma ada kursor putih kedap-kedip genit di pojok kiri atas layar. 

Setelah mencoba berkali-kali reset BIOS dengan sia-sia, dan keliling beberapa servis komputer, vonis dijatuhkan:Lenovo G405 yang dibeli 3 tahun lalu ini sudah waktunya ganti mainboard. Pilihan lainnya adalah lembiru, lempar-beli-baru, yang mana duitnya dak ado

Jadi ya apa boleh baut, ubek-ubek Tokopedia nyari yang jualan mainboard G405. Dapat yang melegonya dengan mahar 900 ribu. Barangnya datang akhir pekan berikutnya. Bawa lagi ke servis, karena tidak bisa pasang sendiri. Sudah coba bongkar sendiri, tapi mentok di bezel di bawah keyboard yang sungguh keterlaluan sekali lengketnya. Tukang servisnya saja sampai habis setengah jam sendiri mencoba membongkar bezel itu. 

Setelah itu, semua lancar. Mainboard lama dilepas, yang baru dipasang, lalu perintilan lainnya dirakit ulang ke laptop. Sabtu, 18 Maret 2017.G405 kembali sehat walafiat. 

Mudah-mudahan bertahan setidaknya 3 tahun ke depan.

LyX on Windows

Sekedar pengingat untuk diri sendiri:

  • Gunakan LyX versi installer, yang ukurannya lebih kecil ketimbang versi bundle. Walau harus unduh dan install TeX terpisah. 
  • Meskipun berkas iso DVD TeX Live lebih gede, lebih baik gunakan ini ketimbang MikTex. Kalau internet lega dan stabil, pakai network install.
  • Kalau bisa, saat instalasi TeX Live pilih semua paket yang ditawarkan, karena tlmgr itu menyebalkan lemotnya.
  • Prepare some coffee. Instalasinya bakal lama. 
  • Tentu, akan lebih sedikit pusing setting-nya jika menggunakan LyX di Linux.

Konfigurasi webserver Apache untuk SIKDA Generik

Kebetulan, di tempat saya nguli sekarang mau ujicoba SIKDA Generik di beberapa Puskesmas. Maunya campur-campur, sebagian pakai jaringan lokal, sebagian nembak server lewat internet. Gampang sih yang lokal, tinggal klak-klik installer yang disediakan dari Pusdatin Kemenkes, sudah jalan itu. Masalahnya ada di yang nembak server. Meskipun SIKDA Generik ini adalah web-app, yang artinya mestinya tinggal salin berkas ke web root dan impor database, aplikasinya macet di laman login. “blablablalogincontroller.php not found on this server” begitu.

Solusinya adalah mengubah sebuah direktif di apache2.conf/httpd.conf/apalah namanya di server menjadi seperti ini:

<Directory /var/www/>
#............
Options Indexes FollowSymLinks Multiviews
AllowOverride All
#............
<Directory>

Ini sudah saya coba di server debian, syukur bisa masuk login. Mestinya bisa juga diterapkan di xampp. Katanya sih ini memang penyakitnya CodeIgniter kalau dipasang di server produksi. Nggak tahu juga apa konfigurasi ini aman digunakan atau cari perkara.

Catatan kalau sewaktu-waktu lupa.

ref:

  1. http://sikda.depkes.go.id/
  2. http://stackoverflow.com kata kunci “codeigniter controller not found on this server”, lupa pula dapat hint dari tred yang mana

Testing gnome-blog

gnome-blog is a GNOME applet that can post to weblogs using several API. The manual didn’t include WordPress.com to the list of supporte sites, but it seems to work just fine; this entry is posted from gnome-blog.

It’s only provide minimal feature though. There’s only support for several markup (bold & italic font, adding link). Might be useful for low bandwidth situation (which is quite the norm for me 😦 )