Mengklaim akun ymail yang di”daurulang” Yahoo

Pertama-tama: SAYA BERHASIL MENDAPATKAN KEMBALI AKUN YMAIL YANG TERLANJUR DIDAURULANG YAHOO KARENA KELEWAT JARANG DIPAKE UWOHHHHHHHHH

Kira-kira di awal tahun ini, iseng-iseng saya mencoba login ke akun Ymail, yang jarang saya gunakan. Rupanya gagal login, gagal reset password, gagal login dari Flickr, dst. Selidik punya selidik di laman bantuan Yahoo, rupanya ada kebijakan “mendaurulang” akun ymail kalau selama beberapa bulan tidak ada gelagat login, kira-kira semacam itu. Kecewa benar saya, soalnya nama akunnya bagus: singkat, padat, jelas, tanpa angka.

Apa boleh buat, Ymail masih pakai paradigma konservatif penyedia email. Berbeda dengan Gmail yang mau jarang login bertahun-tahun pun tetap akunnya aktif (setidaknya demikianlah normanya hingga hari ini).

Sebetulnya, Ymail sudah menyediakan mekanisme untuk mengklaim kembali akun tersebut, tapi mesti menunggu setahun dari login terakhir, baru bisa sukses reset password dan login ulang. Itu pun kalau tidak keburu diserobot orang lain yang menginginkan nama akun yang sama. Arsip inbox-draft-sent mail pun akan dihapus total, kecuali email “Welcome to Yahoo!” dan email pergantian password.

Jadi malam ini, kembali saya iseng reset password akun Ymail tersebut, rekues email link reset agar dikirim ke akun Gmail yang sehari-hari saya gunakan…dan wow, emailnya benar-benar datang. Setelah memasukkan password baru, akun Ymail tersebut akhirnya kembali ke tangan saya. Lihat inbox, ternyata aktivitas login terakhir saya sebelum diblokir adalah awal Maret 2014! Beruntung sekali tidak ada yang mencoba klaim akun ini sejak Maret 2015 😀

Tautan: https://id.bantuan.yahoo.com/kb/account/Memulihkan-atau-mengubah-kata-sandi-Yahoo-sln2047.html?impressions=true#cont1

Firefox 3.6.x, old but reliable

Sementara versi Chrome/ Opera di netbook saya entah sudah versi yang berapa (pokoknya update dinyalakan terus), Firefox tetap saya jaga anteng di versi 3.6.28. Bagi saya, versi ini sudah sangat cocok di hati #eaaaa. Sekali waktu pernah juga saya pasang versi 4 & 12, tapi tak bertahan lama. Kalau ditanya alasannya apa kok pakai versi jadul, saya juga nggak ngerti. Perasaan sentimentil, malas atau apa. Pokoknya tak ingin pindah ke lain hati…eh, versi.

Ada cerita menarik soal Firefox 3.6.x ini. Baca lebih lanjut

Mengaktifkan Google Bar dengan “paksa”

Meski sudah cukup lama saya memegang akun Google, saya belum dapat menggunakan Google Bar, meski akun “cadangan” saya malah sudah dapat menggunakan Google Bar. Bisa saja saya menggunakan ekstensi Cookie Editing Extension (atau adakah ekstensi hack lainnya) tapi ada yang cara lebih sederhana (meski sedikit repot) agar kita dapat menggunakan Google Bar.

  1. Buka Chrome, lalu buka Google.com
  2. Buka Developer Tools. Paling cepat dengan klik kanan->Check Elements. Buka tab konsol
  3. ketikkan baris berikut pada jendela konsol:
    document.cookie="PREF=ID=03fd476a699d6487:U=88e8716486ff1e5d:FF=0:LD=en:CR=2:TM=1322688084:LM=1322688085:S=McEsy vcXKMiVfGds; path=/; domain=.google.com";window.location.reload();
    lalu tekan Enter
    googlebar_console
  4. Voila, Google Bar
    googlebar_bar

Upgrade Google Chrome

Yak, karena versi Google Chrome saya yang kayaknya sudah usang dan saya sudah bosan lihat peringatannya di dashboard WordPress, hari ini saya coba upgrade, mumpung benwit lancar jaya.

sudo apt-get install google-chrome-stable

Kok install, bukan upgrade? Karena upgrade akan memperbaharui seluruh paket yang terpasang, dan benwitnya tidak selancar itu.

Dan akhirnya Chrome bisa dipakai main Angry Bird 😀 (ya, ya, memang basbang)

blam!

Kisah modem ZTE MF636 di Debian Squeeze

Kebetulan sekarang pegang modem ZTE MF636, yang di”bundel” dengan kartu 3, katanya gratis internetan 3 bulan. Yang nyatanya nggak terpakai, gara-gara sinyal 3 nggak sampai di tempat saya. Jangankan modem, diuji dengan hape saja sinyalnya cuma dapat 1 bar (-__-“). Nomor utama saya, XL, juga sinyalnya “hidup segan, mati semangat”. Cuma Telkomsel yang sinyalnya cukup kuat untuk dideteksi modem ini.

Setidaknya modem ini nggak bikin netbuk mati kalau dicolokin, dan tidak perlu modprobe lagi. Yoi d00d, sudah terdeteksi otomatis. Tinggal utak-atik settingan di Network Manager sahaja. Isikan apn, nomor sambungan, dan DNS Google, beres.

Yang bisa dikeluhkan cuma tarif-kuota-speed yang kadang-kadang saya rasa tak seiring-sejalan…

Di-mensyen KRMT™

Baru nyadar rupanya tiga hari yang lalu saya di-mensyen sama pakar telematika™. Ini kayaknya gara-gara saya RT salah satu twitnya @RoySuryoWatch.

skrinsyut™

Picik sekali, dikiranya semua orang menganggap kalau @RoySuryoWatch itu akunnya @RoySuryo juga. Memangnya jagat Twitter itu isinya orang-orang naif thok? Jadi maaf saja bung, saya tidak Salah-follow dan tidak berminat Un-follow dan Block @RoySuryoWatch. Saya bukan termasuk golongan orang-orang yang berhasil sampeyan kibuli kok 😛

Setting modem Advan DT9 di Blankon Ombilin

Kebetulan adik saya lagi mudik ke rumah. Dia punya modem USB Advan DT-9, yang kadang-kadang saya “pinjam” untuk sekedar nge-junk di Plurk 😛 . Sayangnya saya harus pakai Windows XP kalau mau internetan, karena Blankon Ombilin tidak mengenali modem ini. Agak aneh, karena biasanya modem-modem lainnya yang pernah saya colokkan di netbuk bisa dikenali oleh Ombilin. Tampaknya data modem ini belum ditambahkan pengembang Blankon 😀

Modem Advan DT-9 ini dikenali Ombilin sebagai media penyimpanan, sehingga saya harus sedikit utak-atik beberapa berkas agar Ombilin mengenali modem ini sebagai usbserial. Pencarian di Google mengantarkan saya pada tulisan ozanrock mengenai setting modem Advan DT8-HT. Rupanya caranya cukup manjur juga untuk modem DT-9

  1. Di Ombilin, usb-modeswitch tidak perlu diinstall lagi. Skip ke langkah 2
  2. Buka terminal, lalu jalankan lsusb. Modem terdaftar pada baris:
    Bus 001 Device 003: ID 0685:6001
    Yak cuma itu doang, tidak ada keterangan manufaktur-nya. Tapi ndak penting, yang penting saya dapat ID vendor (0685) dan ID product (6001)
  3. Sunting berkas /etc/usb_modeswitch.conf. Tambahkan baris berikut
    DefaultVendor=0x0685
    DefaultProduct=0x6001

    TargetVendor=0x0685
    TargetProduct=0x6001

  4. Muat driver modem
    sudo modprobe usbserial vendor=0x0685 product=0x6001
  5. Nah di sini saya bahkan tidak menjalankan usb_modeswitch di terminal. Tahu-tahu network-manager sudah mencari koneksi, dan muncul notifikasi saya sudah terhubung ke Internet. Lucky! 😀

Tapi modem ini masih bikin masalah. Baik di XP maupun di Ombilin, kalau modem ini saya colokkan saat netbuknya nyala, pasti netbuknya langsung padam. Jadi kalau mau pakai modem ini, si Pico dipadamin dulu, modemnya dicolokin, lalu Pico dinyalakan kembali. Ribet! Dasar modem aneh!

*rampokan kok komplen 😛

KRMT nge-bot?

Menurut KRMT™, akun Twitter yang bisa dipertanggungjawabkan keASLIannya adalah yang pakai nama ASLI™ dan avatar foto ASLI™. Dengan demikian bisa dipastikan 68% akun Twitter adalah palsu kalau berdasarkan klaim yang bersangkutan. Hal ini masih bisa diperdebatkan karen toh akunnya Tiffatul Sembiring (Menkominfo RI saat ini) dikelola bersama dengan staffnya. Berarti akun @tifsembiring tersebut PALSU™ dong. Padahal nama dan fotonya ASLI™. Kok jadi bertolak belakang begitu?

Selain itu, KRMT™ selalu klaim twitnya langsung dari dia. Tapi kalau lihat skrinsyut berikut, kok saya jadi merasa kalau @krmtroysuryo ini sebenarnya cuma bot?

apa bukan bot, tuh?

Jangan-jangan yang ASLI™ itu @krmt_roysuryo atau @roysuryowatch?