Solusi mengatasi cmus macet

Di netbuk saya, pemutar musik yang saya pakai itu cmus. Bukan Rythmbox, Exaile, Banshee, atau aplikasi GUI lainnya. Suaranya lumayan, dan navigasinya terhitung intuitif.

Tapi sore ini tiba-tiba cmus macet. Nge-hang gitu. Bingung juga, kok aplikasi CLI bisa nge-hang. Pencat-pencet sembarang tombol, nggak ada reaksi. Akhirnya di-“bunuh” dengan killall. Sialnya setelah dijalankan lagi, cmus lagi-lagi macet. Apa akal?

Saya mencoba menghapus berkas .cmus/autosave dan .cmus/cache. Ajaib, cmus bisa dijalankan lagi. Padahal saya yakin ini bukan cara yang “tepat” untuk mengatasi masalah cmus hang ini. Tapi peduli amat, yang penting cmus sudah bisa dipakai lagi hehehe

Iklan

Konversi reStructuredText ke HTML

Iseng-iseng belajar Django, cuma ampun deh dokumentasinya dibuat dalam bentuk berkas reStructured Text. Mumet bacanya. Mesti dikonversi dulu jadi HTML atau plain text.

Saya coba pakai Sphinx di Ombilin untuk melakukan konversi tersebut. Langkah-langkah berikut diasumsikan direktori django ada di bawah direktori home user

  1. Install python-sphinx
  2. $ sudo apt-get install python-sphinx

  3. buat direktori tempat menampung berkas html konversi nantinya
  4. $ mkdir konversi

  5. masuk ke direktori django
  6. $ cd django

  7. Jalankan sphinx-builder
  8. $ sphinx-builder ./docs/ ~/konversi/

Beres. Kalau ingin mengkonversi jadi berkas \LaTeX (untuk selanjutnya dikonversi jadi PDF) juga katanya bisa, tinggal sisipkan opsi -b latex, cuma di saya error melulu. Belum tahu kenapa. Apa ada ya tool lain untuk konversi RST menjadi PDF?

Setting modem Advan DT9 di Blankon Ombilin

Kebetulan adik saya lagi mudik ke rumah. Dia punya modem USB Advan DT-9, yang kadang-kadang saya “pinjam” untuk sekedar nge-junk di Plurk 😛 . Sayangnya saya harus pakai Windows XP kalau mau internetan, karena Blankon Ombilin tidak mengenali modem ini. Agak aneh, karena biasanya modem-modem lainnya yang pernah saya colokkan di netbuk bisa dikenali oleh Ombilin. Tampaknya data modem ini belum ditambahkan pengembang Blankon 😀

Modem Advan DT-9 ini dikenali Ombilin sebagai media penyimpanan, sehingga saya harus sedikit utak-atik beberapa berkas agar Ombilin mengenali modem ini sebagai usbserial. Pencarian di Google mengantarkan saya pada tulisan ozanrock mengenai setting modem Advan DT8-HT. Rupanya caranya cukup manjur juga untuk modem DT-9

  1. Di Ombilin, usb-modeswitch tidak perlu diinstall lagi. Skip ke langkah 2
  2. Buka terminal, lalu jalankan lsusb. Modem terdaftar pada baris:
    Bus 001 Device 003: ID 0685:6001
    Yak cuma itu doang, tidak ada keterangan manufaktur-nya. Tapi ndak penting, yang penting saya dapat ID vendor (0685) dan ID product (6001)
  3. Sunting berkas /etc/usb_modeswitch.conf. Tambahkan baris berikut
    DefaultVendor=0x0685
    DefaultProduct=0x6001

    TargetVendor=0x0685
    TargetProduct=0x6001

  4. Muat driver modem
    sudo modprobe usbserial vendor=0x0685 product=0x6001
  5. Nah di sini saya bahkan tidak menjalankan usb_modeswitch di terminal. Tahu-tahu network-manager sudah mencari koneksi, dan muncul notifikasi saya sudah terhubung ke Internet. Lucky! 😀

Tapi modem ini masih bikin masalah. Baik di XP maupun di Ombilin, kalau modem ini saya colokkan saat netbuknya nyala, pasti netbuknya langsung padam. Jadi kalau mau pakai modem ini, si Pico dipadamin dulu, modemnya dicolokin, lalu Pico dinyalakan kembali. Ribet! Dasar modem aneh!

*rampokan kok komplen 😛

Tidak suka Linux, benci Android, tapi menanti MeeGoo dari Nokia?

Dapat dari plurk

the skrinsyut

Ini tangkapan layarnya wall FB salah seorang plurker, yang dibagi di Plurk untuk dinikmati bersama 😀 Nah, apa yang aneh dari tangkapan layar tersebut?

  • Android itu `copy paste java code`?
  • MeeGo dari Nokia? *secara teknis, benar setengahnya, so I’ll give him credit for this one*

Mudah-mudahan si komentator nggak tahu kalau

MeeGo is an open source, Linux project which brings together the Moblin project, headed up by Intel, and Maemo, by Nokia

Bisa-bisa nanti dia patah hati, lalu mencari pelarian pada iOS atau Blackberry OS 😀

KRMT nge-bot?

Menurut KRMT™, akun Twitter yang bisa dipertanggungjawabkan keASLIannya adalah yang pakai nama ASLI™ dan avatar foto ASLI™. Dengan demikian bisa dipastikan 68% akun Twitter adalah palsu kalau berdasarkan klaim yang bersangkutan. Hal ini masih bisa diperdebatkan karen toh akunnya Tiffatul Sembiring (Menkominfo RI saat ini) dikelola bersama dengan staffnya. Berarti akun @tifsembiring tersebut PALSU™ dong. Padahal nama dan fotonya ASLI™. Kok jadi bertolak belakang begitu?

Selain itu, KRMT™ selalu klaim twitnya langsung dari dia. Tapi kalau lihat skrinsyut berikut, kok saya jadi merasa kalau @krmtroysuryo ini sebenarnya cuma bot?

apa bukan bot, tuh?

Jangan-jangan yang ASLI™ itu @krmt_roysuryo atau @roysuryowatch?

Apdet status Plurk dengan bot

cicak Plurk

Setelah hostingan ordinarylad.com diperpanjang, jadi kepikiran ingin memasang bot untuk apdet status Plurk. Lumayan untuk nyicil karma 😛 . Pertama tentu donlod API-nya dulu, saya pilih yang Python. Berikutnya minta dikirimi API Key dari Plurk, yang ternyata nyasar ke folder Spam :mrgreen:

Skripnya selesai ditulis, lalu dicoba, eh rupanya hanya apdet pertama yang berhasil. Uji apdet status berikutnya selalu gagal, dengan pesan error:

urllib2.URLError: <urlopen error [Errno 104] Connection reset by peer>

Akhirnya pakai contoh skrip Python di laman API-nya Plurk.

import urllib, urllib2, cookielib

opener = urllib2.build_opener(urllib2.HTTPCookieProcessor())
api_key = 'insert_api_key_here'
get_api_url = lambda x: 'http://www.plurk.com/API%s' % x
encode = urllib.urlencode

#--- Requests ----------------------------------------------
fp = opener.open(get_api_url('/Users/login'),encode({'username': 'nama_user','password': 'password_user','api_key': api_key}))

fp = opener.open(get_api_url('/Timeline/plurkAdd'),encode({'content': '(droid_dance)','qualifier': 'says','lang': 'en','api_key': api_key}))

fp = opener.open(get_api_url('/Users/logout'),encode({'api_key': api_key}))

Sukses!

Sekarang tinggal aplod skripnya ke hostingan, lalu buat cronjob untuk menjalankan skrip tersebut secara berkala (di sini saya buat tiap jam 05.35 pagi)

35 5 * * * python /path/menuju/tempat/simpan/botPlurk.py &> /dev/null

Berikutnya mikirin gimana dengan satu skrip bot ini bisa apdet status yang berbeda beberapa kali dalam sehari. Tapi itu kapan-kapan deh 😀