SERIS (SMS Election Result Information System)

Sebelumnya, selamat kepada mas Abdullah Andi Koro, Digit Oktavianto, Harry Sufehmi, Johan Rukmana, Riyogarta, Rizki, Wibisono Sastrodiwiryo dan Yanmarshus atas keberhasilan mereka membangun pilot project sistem informasi hasil pemilu yang handal. Ini bukti bahwa IT memang seharusnya mempermudah pekerjaan manusia, bukannya membuat masalah (seperti pilleg kemarin).

Pilihan menggunakan SMS sebagai sumber informasi data menurut saya sangatlah brilian. Sederhana, familier, praktis dan murah (seperti postingan mas Yahya baru-baru ini, Keep It Simple Stupid). Dengan reputasi nama-nama seperti yang tercantum di awal postingan ini, sulit membayangkan kalau mereka tidak menerapkan pengamanan maksimal pada sistem ini.

Sayang sekali, keberhasilan tersebut justru berhadapan dengan masalah-masalah non-teknis diluar kendali tim SERIS, seperti surat edaran yang tidak jelas sudah disebar KPU atau belum, sindiran “teknologi main-main” dan tentu saja tuduhan adanya intervensi pihak asing.

Yang saya tangkap dari penjelasan oleh para pengembang SERIS ini sendiri, SERIS 100% dikerjakan oleh putra-putra Indonesia, menggunakan teknologi terkini open-source software. Jika kemudian anggarannya dibiayai oleh asing (sehingga muncul tuduhan intervensi itu), maka itu semata-mata karena sepertinya KPU sudah tidak punya anggaran untuk proyek IT karena sudah dihabiskan untuk infrastruktur IT dan ICR (Intelligent Character Recognition). Konon KPU menghabiskan 234 miliar rupiah untuk sistem IT-nya, berlipat-lipat dari SERIS yang hanya perlu ongkos 500 juta rupiah.

(Pikiran usil : Tidakkah infrastruktur IT KPU justru lebih rawan “intervensi” ?. Dengan penggunaan software propietary, siapa yang menjamin data dan proses pengolahannya bebas dari tangan-tangan “pihak asing”? Belum lagi keputusan penggunaan teknologi ICR yang konon vendor-driven. Kenapa tidak ada yang teriak “intervensi” kemarin itu?)

Mungkin karena perpolitikan yang sudah fitrahnya untuk selalu paranoid. Curiga sana, telikung sini, lobi ini, hujat itu. Jangankan yang berbeda kelompok, rekan satu partai pun bisa ditikam dari belakang. KPU haram dipercaya, kecuali kalau menguntungkan diri.

Sedih sekali, niat baik dari pengembang SERIS untuk membantu pengembangan sistem informasi pemilu yang handal, transparan dan berbiaya murah justru terbentur masalah non-teknis.

Kisah lengkap di balik SERIS dapat dilihat website-website berikut
http://harry.sufehmi.com/archives/2009-07-09-2155/
http://blog.cybergl.co.id/2009/07/11/seris-behind-the-scene/
http://riyogarta.com

Please God, don’t let KRMT voices his opinion about this system

2 thoughts on “SERIS (SMS Election Result Information System)

    • Terimakasih🙂

      Bagi saya, hasil kerja mas Wibi dan rekan-rekan di tim SERIS berkali-kali lipat lebih great daripada tulisan saya ini yang cuma komen doang🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s