Java, screencast & Keyboard Hero

Minggu ini saya melakukan vermaak besar-besaran pada Ubuntu. Yang paling utama adalah instalasi JavaRuntimeEnvironment. Kendala yang saya hadapi adalah ukuran paket sun-java6-bin yang membuat pusing kepala, 26MB. Mana koneksi warnet-nya lelet pula. Alhasil, download pun harus “berdarah-darah”. Apa boleh buat, demi aplikasi yang membutuhkan Java macam OpenOffice Base atau Tuxguitar.

Saya juga mengutak-atik efek desktop. Bolehlah dikatakan kalau hasilnya keren banget, dan selayaknya dibuatkan screencast. Jadi saya kembali berburu di repositori Ubuntu dan akhirnya menemukan recordmydesktop, sebuah program berbasis command-line. Sayang sekali, proses capture tampilan desktop membuat RAM yang cuma sebesar 512 MB ngos-ngosan, sehingga efek desktop yang tadinya “wuss-wuss” menjadi slow-mo. Hmm, ada tidak ya, aplikasi pembuat screencast untuk Linux yang tidak rakus memori?

Untuk hiburan, saya menambahkan satu aplikasi lagi ke kategori Games, yaitu Frets on Fire. Ini adalah game mirip seri Guitar Hero. Kesan saya, lebih gampang main Freebird dengan tingkat kesulitan Expert di Guitar Hero 2 daripada main Escape from Chaosland dengan tingkat kesulitan Easy di Frets on Fire. Kombinasi tombol keyboard yang digunakan memang membuat agak kagok. Note dipencet dengan tombol F1-F5, picking-nya dengan tombol Enter. Susah.

Hmm, tambah aplikasi apa lagi ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s