Screencast! SCREENCAST!

Yak, akhirnya saya menemukan aplikasi pembuat screencast untuk Linux yang tidak terlalu rakus memori. Namanya Istanbul, bisa diunduh dari repositori Ubuntu. Hasilnya lumayan juga, walaupun masih patah-patah tapi lebih mulus daripada hasil rekaman recordmydesktop 😉 Spek komputer pas-pasan : Pentium IV sekian GHz, 2x 256MB RAM, onboard Intel graphic chip 8MB shared memory. Ya, memang komputer golongan rakyat jelata :mrgreen:

Masih kalah mentereng daripada rekamannya mas Riyogarta 😉

Iklan

Thin-client? No, thanks

The internet kiosk near where I live has jumped from LAN system to “thin client” model bandwagon. It certainly gives a “sophisticated” impressions to it’s consumers (and reduce cost?). But I didn’t like it at all. It gives a problem of privacy issue. Consumers can only use flashdrive on the server, which is easily accessible from all clients. Nope, I don’t want to have my files copied, altered, or deleted by another kiosk visitors.

I guess the only choice I got is to switch to another internet kiosk.

Pemilu 2009 : Norak reloaded

Tadinya saya pikir karena pemilu tinggal 3 minggu lagi, caleg di Pangkalpinang akan lebih fokus pada kampanye terbuka, sehingga tidak akan ada tambahan baliho norak lagi. Salah besar!!

Oke, ini memang bukan baliho caleg, tapi …..
Ada yang mau asuransi gratis?

Saya mau laptop-nya sajah...

Saya mau laptop-nya sajah...

Nah, ini baru baliho caleg. Kaum hawa sekalian, ada caleg yang macho nih.

M-A-C-H-O

M-A-C-H-O

Saved the best for the last one :mrgreen:

Amit-amit deh

Amit-amit deh

Mari menabur cintaaaa….

Akses setiap saat partisi FAT dari Ubuntu

Pengguna Windows biasanya menggunakan setidaknya dua partisi harddisk di komputer mereka; partisi NTFS berisi OS Windows, dan partisi FAT tempat menyimpan data. Hanya pengguna pemula-yang-benar-benar-pemula yang dengan begitu bodohnya menyimpan data di My Documents.

Misalkan dual booting dengan Ubuntu, dua tipe partisi tersebut tetap dapat diakses. Tinggal pilih di Places -> Nama-Partisi, partisi tersebut akan di-mount di /media/nama-partisi. Tapi ini bisa jadi menjengkelkan. Misalnya waktu menjalankan Rhythmbox, lagu yang ditunggu tak kunjung mengalun, gara-gara partisi MUSIK tempat file lagu tersebut disimpan lupa di-mount.

Ada cara agar partisi data tersebut di-mount otomatis setiap kali Ubuntu dijalankan. Pertama pastikan dulu partisi data tersebut sudah di-mount. Klik Places ->Nama-Partisi. Sebagai contoh, di komputer kami ada dua partisi FAT dengan nama DATA dan MULTIMEDIA. Saya ingin agar partisi MULTIMEDIA di-mount otomatis pada saat Ubuntu dijalankan.

Baca lebih lanjut

Java, screencast & Keyboard Hero

Minggu ini saya melakukan vermaak besar-besaran pada Ubuntu. Yang paling utama adalah instalasi JavaRuntimeEnvironment. Kendala yang saya hadapi adalah ukuran paket sun-java6-bin yang membuat pusing kepala, 26MB. Mana koneksi warnet-nya lelet pula. Alhasil, download pun harus “berdarah-darah”. Apa boleh buat, demi aplikasi yang membutuhkan Java macam OpenOffice Base atau Tuxguitar.

Saya juga mengutak-atik efek desktop. Bolehlah dikatakan kalau hasilnya keren banget, dan selayaknya dibuatkan screencast. Jadi saya kembali berburu di repositori Ubuntu dan akhirnya menemukan recordmydesktop, sebuah program berbasis command-line. Sayang sekali, proses capture tampilan desktop membuat RAM yang cuma sebesar 512 MB ngos-ngosan, sehingga efek desktop yang tadinya “wuss-wuss” menjadi slow-mo. Hmm, ada tidak ya, aplikasi pembuat screencast untuk Linux yang tidak rakus memori?

Baca lebih lanjut

Pesan fortune saat login Ubuntu

Quote of the day

Quote of the day

Sekedar bersenang-senang dengan Ubuntu, saya mencoba menulis shell script sederhana yang dijalankan setiap kali login ke desktop Ubuntu. Skrip tersebut akan menampilkan output dari perintah fortune pada sebuah window. Saya menggunakan gedit untuk membuat skrip berikut dan menyimpannya dengan nama .quote.sh di home directory

#!/bin/bash
# Menampilkan fortune pada jendela pop-up
zenity --info --title "Quote of the day" --text "$(fortune linux)" --no-wrap

Disini saya memanfaatkan zenity, sebuah program untuk menampilkan jendela GTK+. Opsi --info berarti zenity akan menampilkan tipe jendela info (ya iyalah), --title untuk memberi judul pada title bar, --no-wrap untuk menonaktifkan text wrapping. Sedangkan --text adalah tulisan yang ingin kita munculkan pada jendela GTK+. Pada skrip diatas, isi dari text kita ambil dari output perintah fortune linux (atau kalau anda seorang bajingan, silakan ganti dengan fortune -o 😈 ).

Baca lebih lanjut