Showing off

Sehabis menginstall Ubuntu, biasanya saya selalu mematikan desktop-effect ( System → Preferences → Appearance → Visual Effects). Selain karena memang tidak perlu-perlu amat, saya dulu beranggapan bahwa jika desktop effect diaktifkan, akan ada penalti terhadap performa komputer. Maklum, komputer yang saya gunakan memakai chip grafik onboard, dengan alokasi memori cuma 8MB. Bayangkan betapa “kecewa”nya saya ketika keyakinan itu dimentahkan.

Kemarin saya iseng-iseng mencentang opsi Normal pada pilihan Visual Effects. Selain sedikit perubahan pada Workspace Switcher, tampaknya Ubuntu tetap berjalan mulus seperti biasanya. Sedikit nekat, saya lalu memilih opsi Extra. Walaupun Ubuntu bilang saya perlu kartu grafis yang lebih mumpuni jika ingin mengaktifkan opsi Extra, nyatanya Ubuntu tidak melambat sama sekali. Saya jadi teringat dengan Windows Vista, dimana RAM minimal 1GB dan kartu VGA terpisah adalah harga mati jika ingin mencicipi fitur Aero. (CMIIW)

Oh ya, ini screenshot efek Expo di komputer saya. Lumayanlah buat pamer😉

wall-effect
Anda bisa lihat jendela Rythmbox sedang dipindahkan dari workspace satu ke workspace lainnya. Neat, huh?

Lesson learned : Never think that your assumptions are always true.

2 thoughts on “Showing off

  1. Saya malah nggak ngerti brand chip grafis di motherboard komputer kami itu apa. Entah ATI, entah VIA, entah abal-abal hihihi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s