Kagokmatic

Mengendarai skuter matic (betul kan itu istilahnya?) itu lebih sulit daripada mengendarai sepeda motor bebek biasa. Begitu deh kalau sudah terikat selama bertahun-tahun, sulit sekali beradaptasi dengan hal baru.

Yang paling terasa adalah, kebiasaan memindahkan gear dan mengerem dengan kaki. Skuter matic jelas tidak punya pedal perpindahan gear dan pedal rem belakang, tapi kaki ini tanpa sadar terus mencoba menekan pedal yang tidak ada.

Cara mengurangi kecepatan pun agak beda. Kalau mengendarai sepeda motor bebek, saya biasa menggunakan perpindahan gear ke gear yang lebih rendah untuk membantu mengurangi kecepatan. Tapi kalau di skuter matic, cara yang ada hanyalah menggunakan tuas rem depan dan kopling. Ini yang saya sering lupa. Alhasil, perjalanan pun sering diwarnai dag-dig-dug karena kadang-kadang lupa mengerem.

Bagi saya, sepeda motor bebek masih yang paling enak dikendarai.

Ayu, terimakasih atas pinjaman skuter-nya ya😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s