Dakwaan yang salah alamat

Halaman “Jagur” Babel Pos hari ini membuat saya geleng-geleng kepala. Seorang PNS diadili dengan tuduhan yang salah alamat, dan boleh dibilang konyol.

Pasal Hina Cawako, PNS Kota disidang
PANGKALPINANG – Dinilai telah hina calon walikota, dengan kata-kata goblok kalau pilih Zulkarnain Karim, PNS Pemkot disidang…..
……
Saat itu terdakwa menghampiri para saksi yang sedang tugas jaga, kemudian salah satu saksi menunjukkan majalah berisi foto Zulkarnain dan Malikul, melihat itu terdakwa bilang kepada saksi “Kalo ikak(kalian) sebagai PNS milih Zul Malikul, buduh begek (bodoh benar)”
…..
…..
Atas perbuatan terdakwa, JPU mengancam terdakwa melanggar pasal 310 ayat (2) KUHP, pasal 311 ayat (1) KUHP, pasal 335 (1) ke-2 KUHP

Saya memang tidak terlalu mengerti hukum, tapi saya yakin sekali dakwaan menghina cawako itu tidak berdasar. Orang buduh begek pun tahu, ucapan terdakwa “Buduh begek” ditujukan kepada saksi, bukan kepada cawako. Jadi, dimana letak penghinaan terhadap cawako ?

Sepertinya calon walikota (…maaf, sekarang sudah bukan calon lagi), terlalu menaruh perhatian pada citranya, sehingga menanggapi segala hal yang mungkin merusak citranya, sekecil apapun, lalu bereaksi berlebihan. Dengan segala hormat, kasus ini justru menunjukkan bahwa walikota tidak memiliki kebesaran hati dan berpikiran picik. Kita tinggal di Indonesia, bukan di Rusia dimana hak mengeluarkan pendapat dibatasi dengan ketat. Gus Dur saja yang berulangkali mengatakan pemerintah RI sekarang goblok, tidak pernah diseret ke pengadilan karena ucapannya itu.

Menyeret bawahan ke pengadilan karena menghina bawahan yang lain, tapi dakwaan dipelintir menjadi menghina atasan ? Itu bukan buduh begek, tapi power abuse.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s